My Father's Son


Blog For Free!


Archives
Home
2009 November
2009 July
2009 May
2009 April
2009 March
2009 January
2008 December
2008 November
2008 October
2008 August
2008 July
2008 June
2008 May
2008 April
2008 March
2008 February
2008 January
2007 December
2007 November
2007 October
2007 September
2007 August
2007 July
2007 June
2007 May
2007 April
2007 March
2007 February
2007 January
2006 December
2006 November
2006 October
2006 September
2006 August
2006 July
2006 June
2006 May
2006 April
2006 March
2006 February
2006 January
2005 December
2005 November
2005 October
2005 September
2005 August
2005 July
2005 June
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
2004 June
2004 May
2004 April
2004 March
2004 February
2004 January
2003 December

My Links
tika
vicious vagina's blog
matahari hijau
richoz
prittz
Sascha
New York Lover
ninetyniners
jaja-kosong
lita lestari
mocking bird
footnotefia
erotic rose
sad saga
kriuk-kriuk
Blue Dragon
SANDOZ
stars in the sky
azzaxoxo
dita
farika
G
Gandhi - Second Cup
nana & her thoughts
sim f
hotcelebfemale
backpacker
berandalan
ebo
herbi
felicia sie
nadya
irene
putut
decy
iwank
kutulisgerimis
budibudz
skutukata
arbana
lea
alia's realm
akbar - the journey
fanny
aswin

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog



My Father's Son
04.11.06 (10:52 pm)   [edit]
Heart Over Mind, Yes I'm
My Father's Son
I Live My Life, Just Like
My Father's Done
But Tell Me Why
Everytime I Try, To Tell You It's Goodbye
I Can't Seem To Let Go
In My Heart, I Know I Want To Stay, Never Run Away

(Conner Reeves)

Sepeda motor itu bermerk Honda CB, tangki merah pupus dengan beberapa garis emas, atau kuning disisi-sisinya. Saya duduk di tangki itu, kakak saya dengan rambut Ali Topan memandang ke jalan, angin pantai sesekali mengibas rambut gondrongnya. “Kamu liat batang pohon kelapa bercat merah itu?” tanyanya. “Iya. Kenapa?” balik tanya. “Ingat-ingat itu hingga kamu bertemu dengan pohon kelapa dengan cat yang sama!” Lantas mataku berkeliling mencari tanda berikutnya sambil sesekali mengucek mata terkena pasir yang dibawa angin.

Iya. Katanya Eyang Kakung, bapak dari bapakku itu punya 6 isteri, suatu kecenderungan orang dulu. Jadi mumpung di Cirebon, saya coba iseng-iseng cari tau. Waktu lewat sebuah kedai kopi, Ibu pernah bilang disitu kakek bertemu dengan isteri terakhirnya, anak dari penjual warung yang sempat jadi talk of the town pada saat itu. Bapak saya sendiri lahir dari isteri pertamanya. Humm... lama-lama mikirinnya aja males.

Urung dengan misi gak jelas, saya pulang ke kota di umur saya yang baru seperempat abad, lalu berpikir sepertinya saya bukan tipe orang seperti Eyang. Lalu lebaran lalu, Tante Mumu yang menjadi anak dari isteri Eyang yang terakhir bilang, selang beberapa saat setelah sungkeman, “Kamu, kamu juga sama dengan dia, percayalah... kamu pasti sama!” Melipir setelah melempar senyum canggung sambil mikir apa yang dimaksud dengan kata-katanya. Ah to hell with it, old people can be very weird.

Kemudian detik menjadi menit menjadi jam, hari kemudian minggu menjadi bulan dan tahunpun terus berganti. Mata melihat, hati mengalami, sensasi berbicara mengalir menjadi kata2 yang lihai menipu benak lain, mengajak bercanda dalam maksud, menipu atau tertipu, mengecoh atau terkecoh... bukan main dan memang bukan sembarang permainan. Yang pasti, saya mengerti maksud tante Mumu sekarang... That it’s in my blood as it stays in my brothers.

Satu hal yang ngga diwariskan Eyang adalah luas tanah terpanjang yang pernah saya tau, karena patokan tanda merah di batang pohon Kelapa selanjutnya adalah +5km ke depan, berupa tanah sepanjang pantai yang kini telah dijual dan dibagi oleh isteri2nya dulu... hehehe so much for one "justice" huh?

 

"Every father should remember that one day
his son will follow his example instead of his advice"

(Anonymous).

 


posted by: [s] (reply)
post date: 04.12.06 (1:01 am)

jadi setia emang susah ya djie?



posted by: ebo (reply)
post date: 04.12.06 (7:19 am)

Apakah tidak ada dalam imajinasimu untuk mewarisi bakat eyang kakung? kamu pasti bisa!!!



posted by: komen aja bisanya (reply)
post date: 04.13.06 (2:15 am)

di dunia ini ada 2 tipe orang gak sih: yang mencari makna hidup dan yang berusaha hidup bermakna? which one are u?



posted by: adjie (reply)
post date: 04.16.06 (6:30 pm)

to [s]: pernah ada yang nyingkatin setia itu selingkuh tiada akhir hehehe... kalo kata jhon legend we're just ordinary peole, we don't know which way to go... adalah humanis jika kita kadang bikin salah, siap-siap ama konsekuensi logis-nya aja... karma kalo kata blog saya terdahulu.



posted by: adjie (reply)
post date: 04.16.06 (6:57 pm)

to [s]: pernah ada yang nyingkatin setia itu selingkuh tiada akhir hehehe... kalo kata jhon legend we're just ordinary peole, we don't know which way to go... adalah humanis jika kita kadang bikin salah, siap-siap ama konsekuensi logis-nya aja... karma kalo kata blog saya terdahulu.



posted by: adjie (reply)
post date: 04.16.06 (6:58 pm)

to komen aja: hihihi... iya ya? bukannya kadang untuk hidup bermakna kita banyak menemukan dan mencari makna hidup??? atau sebaliknya pas mencari makna hidup kita barangkali kita sedang atau sudah berusaha hidup bermakna??? Suatu saat akan menemukan titik temunya. So what is that make me then? you tell yourself lah... ;p



posted by: tokyokoibito (reply)
post date: 04.17.06 (12:06 am)

jadi inget waktu hamil, langsung dituduh "Pasti bakal potong rambut!" karena hampir semua orang hamil gak betah berambut panjang. Tapi cuma buat ngebuktiin pendapat itu salah, saya bela2in manjangin rambut sampe sepinggang mulai dari hamil, lahir, sampe umurnya setahun. Ga penting si. Tapi puas aja. Enak aja nyama2in orang sembarangan. :P



posted by: adjie (reply)
post date: 04.18.06 (1:12 am)

to tk: Senangnya bisa memilih untuk manjangin rambut... Way to go gurl! ;p



posted by: fctjdhfnzl (reply)
post date: 07.06.07 (5:34 am)

Hello! Good Site! Thanks you! grwycfdbce

Your Name:


Your Comment: