desa itu bernama maturiti


Blog For Free!


Archives
Home
2009 November
2009 July
2009 May
2009 April
2009 March
2009 January
2008 December
2008 November
2008 October
2008 August
2008 July
2008 June
2008 May
2008 April
2008 March
2008 February
2008 January
2007 December
2007 November
2007 October
2007 September
2007 August
2007 July
2007 June
2007 May
2007 April
2007 March
2007 February
2007 January
2006 December
2006 November
2006 October
2006 September
2006 August
2006 July
2006 June
2006 May
2006 April
2006 March
2006 February
2006 January
2005 December
2005 November
2005 October
2005 September
2005 August
2005 July
2005 June
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
2004 June
2004 May
2004 April
2004 March
2004 February
2004 January
2003 December

My Links
tika
vicious vagina's blog
matahari hijau
richoz
prittz
Sascha
New York Lover
ninetyniners
jaja-kosong
lita lestari
mocking bird
footnotefia
erotic rose
sad saga
kriuk-kriuk
Blue Dragon
SANDOZ
stars in the sky
azzaxoxo
dita
farika
G
Gandhi - Second Cup
nana & her thoughts
sim f
hotcelebfemale
backpacker
berandalan
ebo
herbi
felicia sie
nadya
irene
putut
decy
iwank
kutulisgerimis
budibudz
skutukata
arbana
lea
alia's realm
akbar - the journey
fanny
aswin

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog



desa itu bernama maturiti
11.10.05 (3:36 am)   [edit]
Bukan, letaknya bukan di Tabanan Bali... ini tempat antah berantah. Maturiti, kalau sampai seseorang sampai disana hendaknya mendapatkan kunci ke segala penjuru. Maka berbondong-bondonglah orang kesana; tua-muda, miskin-kaya, besar-kecil, termasuk saya.

Jalan kesana susah-susah gampang, kadang petunjuknya terbaca jelas, kadang sangat blur. Ada yang bilang, siapa yang lebih dulu kelelahan berlari atau berlompat-lompat akan lebih dulu menemukannya. Ada juga yang bilang dari sekian baju yang kita lepas ganti akan ada salah satunya yang memberi petunjuk kesana. Sering pula ada yang bilang kalo bicara sudah lebih mantap maka kamu sudah sampai di Maturiti. Tak jarang ada yang bilang pengalaman lah yang akan mengantar kamu ke gerbangnya.

Maka saya berhenti berlari, melompat, mengganti baju tiap kali, dan bicara dengan lantang, hijrah ke Astina hingga Kahyangan singkatnya mencari pengalaman, tapi tak jua sampai disana. Paling tidak banyak yang bilang saya masih jauh dari yang dituju. Maturiti, tempat yang absurd, sureal, dan nyaris kontroversial. Hanya orang yang sudah ada disana yang bisa menilai apakah kita sudah disana. Maka saya bertanya pada Shri Panditha, katanya "Apa yang kamu cari?" Saya jawab,"Kebenaran. Hanya akan saya temukan jika saya sudah tiba disana". Sang Panditha menjawab, "Sebenarnya kisanak sudah disana sejak dulu, dengan menjadi diri sendiri, itu adalah kuncinya. Hanya orang yang sudah yakin yang mampu menilai kadar keyakinan seseorang. Maturiti menjanjikan kunci ke segala penjuru. Disaat kita yakin dengan diri kita, maka kitalah sebenarnya pemegang kunci itu..."

Dan Maturiti hanyalah tempat yang absurd,
sureal, dan nyaris
kontroversial.



Spent my lifetime searching for the one
And a lifetime’s work is never done


LEVEL 42
 


posted by: adjie (reply)
post date: 11.10.05 (4:30 pm)

Reply to: oscar


Hehehehe... makasie.
smpet nyasar juga?



posted by: newbieh (reply)
post date: 11.10.05 (5:57 pm)

with doubts, you will never gonna find it.. good luck!



posted by: g (reply)
post date: 11.11.05 (1:44 am)

Reply to: newbieh


amin.



posted by: someoneyouhatethemostforthisissue. (reply)
post date: 11.13.05 (3:48 pm)

jangan denger kata si pendeta bulet-bulet ji,
maturity bukan kunci ke segala penjuru. Bener kalo memang cuma kita yang tau, tapi kalo ke segala penjuru... i don't think so. kecuali maturity=perfection.
(eh, perfection never exist kan? we're human right.)
Kebenaran atau pembenaran? Sesudah kita benar, then what next? maturity bukan cuma sekali ujian. bakal ada terus dan terus. saat kita yakin udah mature, bakal ada lagi ujian yg lebih berat. Gak pernah puas dan berhenti. Levelnya banyak, bukan absolut.

And I'm so sorry, i'm affraid ego is never include.





posted by: adjie (reply)
post date: 11.16.05 (2:15 am)

Reply to: someoneyouhatethemostforthisissue.


Makanya hanya orang yang sudah pernah kesana yang bisa tahu atau menilai seseorang apakah dia sudah disana atau belum. Dengan keyakinan, mundkin saja sang pandhita benar. Kalo nyolong tagline adidas, nothing is imposible.... ;p



posted by: newbie (reply)
post date: 11.16.05 (3:43 pm)

impossible is nothing kaleee



posted by: adjie (reply)
post date: 02.03.06 (9:12 pm)

cailah beda dikit atrinya mah sama atuh...



posted by: arhiderrr (reply)
post date: 02.28.09 (8:14 am)

Nice article



posted by: arhiderrr (reply)
post date: 02.28.09 (5:08 pm)

Nice article



posted by: arhiderrr (reply)
post date: 03.01.09 (12:56 am)

Nice article



posted by: arhiderrr (reply)
post date: 03.01.09 (8:50 am)

Nice article

Your Name:


Your Comment: