Blog For Free!


Archives
Home
2008 August
2008 July
2008 June
2008 May
2008 April
2008 March
2008 February
2008 January
2007 December
2007 November
2007 October
2007 September
2007 August
2007 July
2007 June
2007 May
2007 April
2007 March
2007 February
2007 January
2006 December
2006 November
2006 October
2006 September
2006 August
2006 July
2006 June
2006 May
2006 April
2006 March
2006 February
2006 January
2005 December
2005 November
2005 October
2005 September
2005 August
2005 July
2005 June
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
2004 June
2004 May
2004 April
2004 March
2004 February
2004 January
2003 December

My Links
tika
vicious vagina's blog
matahari hijau
richoz
prittz
Sascha
New York Lover
ninetyniners
jaja-kosong
lita lestari
mocking bird
footnotefia
erotic rose
sad saga
kriuk-kriuk
Blue Dragon
SANDOZ
stars in the sky
azzaxoxo
dita
farika
G
Gandhi - Second Cup
nana & her thoughts
sim f
hotcelebfemale
backpacker
berandalan
ebo
herbi
felicia sie
nadya
irene
putut
decy
iwank
kutulisgerimis
budibudz
skutukata
arbana
lea
alia's realm
akbar - the journey
fanny
aswin

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog



RATNA MANGALI
06.22.06 (6:25 am)   [edit]

 

Pernah denger cerita Calonarang? Kalao iya, mungkin tahu bagaimana Sang Ratu Dirah sakit hati karena anaknya Ratna Mangali dipinang dengan tujuan yang tak disangkanya. Maka tak lama dikirimlah wabah grubuk, wabah yang sangat mematikan. Orang yang sejam lalu mengantar tandu orang mati adalah kemudian orang yang kini ada dalam tandu. Fyewh!

That kind of scared me in a way of something happened lately...
Semoga memang hanya cobaan! ;p Lillahita'ala.

Nobody made you do it
No one put words in your mouth
Nobody here taking orders
When love took a train heading south

It's the blind leading the blond
It's the stuff, it's the stuff of country songs

Hey if God will send his angels
And if God will send a sign
And if God will send his angels
Would everything be alright?

(U2, 2000) 

0 Comments
 
Thin Line Between Love & Hate
06.18.06 (9:28 pm)   [edit]

...and so Annie Lennox singing the song.

Waktu kecil di daerah Ciputat ada Rimo Dept. Store (kalo gak salah berdiri setelah sebelumnya adalah bioskop tua sebelum pasar Ciputat), sebagai anak kampung yang gak bisa liat yang rada mentereng dikit, apalagi di bulan puasa kala itu... Ngabuburit sambil liat2 (liat2 doang emang mampunya hehehe...) yah cukup seneng2 aja. Maka saya ajak keponakan saya kesana, umur saya 7 tahun kala itu dan terpaut dua taun dengan dia. Setelah cukup ngadem dan puas kita mutusin untuk pulang ke rumah kakak saya di Ciputat Molek (kira2 2km dari lokasi). Kita ambil jalan shortcut lewat komplek kosong, baru beberapa langkah, ada sepeda BMX yang dinaiki anak kecil (yah 5th-an gitu kali ya...) menyerempet kami. Keponakan saya (remember his age?) lantas mengepalkan tinjunya ke arah anak itu hingga takut dan pergi.

Disaat kita pikir semua sudah selesai trus lanjutin jalan, tiba2 dari belakang sepeda yang sama mencegat kita. Tapi yang datang sudah orang yang berbeda, 2 kali lipat besarnya dari saya yang masih 3 SD kala itu. "Lu yang macem2in adek gua???" katanya melotot ke keponakan saya. Keponakan saya lantas saya dorong ke belakang, "Sori Bang, becanda namanya juga anak kecil". Wuidiyh... tiba2 dia turun dari sepeda lalu tanpa tedeng aling-aling mengeluarkan jurus beladirinya (sejenis kidambarae kiri kalo di karate), settt!!!

Hadoh, lalu saya pikir cepat, mencari referensi terdekat soal beladiri. Tiba2 saya mengangkat kedua tangan saya menyerupai sayap sambil mengangkat kaki saya (kalo familiar ama jurus yang dikeluarin Daniel Larusso di film Karate Kid, nah that was what i meant... what? yea i know it's 80's.. lemme continue...;p). Tapi effort yang keluar gagal, belom selesai ngangkat kaki kanan, sebuah tinju udah nangkring duluan di belahan mata kanan. Ouch!!! Off course, how silly...? Lalu orang itu pergi gitu aja. Kabur. Di jalan ponakan saya minta maaf kemudian bertanya apa saya sakit atau ngga? Saya mencoba nahan sakit, tarik nafas, lalu bilang "Ngga... ngga apa apa, hayo pulang yuk". Permintaan maaf tadi seolah bikin mata kanan yang biru lebam jadi gak berasa apa-apa.

Cut to: A week ago... There he was lying hopeless on bed. How would i know that it could be you? I would hate you now... I would hate what had caused you. I would hate my past... oh you know which one... all the fun, drug and rock n roll they said... we tasted em, didn't we? i stopped, but you took a bit more... and more. that's when i wasn't there [sigh!] take care now, Rest In Peace!

In memoriam of Aria Aradea a.k.a Dea [28 yo],
my nephew & childmate, died June 16th 2006,
because of H.I.V.

5 Comments
 
sepakbola, musik, dan postmogender
06.03.06 (12:12 am)   [edit]

Apakah benar imbas pemikiran postmo membuat feminisme dan maskulinisme nyaris tanpa batas. Apa yang dimiliki pria bisa dipunyai wanita, apa yang ada pada wanita bisa dibuat di pria. Bagaimana sebuah mainan seperti boneka bisa ditemukan di tumpukan mainan seorang anak laki-laki dan sebaliknya. Bagaimana sebuah toilet unisex lantas kemudian divisualisasikan di film seri Ally McBeal. Apakah stereotype yang melekat pada kedua kaum kini sudah berubah atau perlu dipikir 100 kali kevalidannya?

Berawal dari pemikiran saya bahwa wanita memiliki kecenderungan tertentu dalam mengingat hal-hal yang berkaitan dengan properti laki-laki. Sepakbola misalnya, unless you’re one helluva fans you’d says you watch soccer because A. “the Brazilian guys are hot! Or B. “I think the Italian are hotter” Sama halnya dengan musik rock, jenis musik yang diusung dengan beat yang menghentak, kebanyakan disukai jenisnya oleh juga para laki-laki, para pemainnya (rock stars) mendapatkan jalur untuk berekspresi tapi di sisi lain banyak “dikagumi” wanita.

Karena, dengan alasan yang sama lah kebanyakan laki-laki di usia baru gede dengan skill yang kadang pas-pasan ngotot pengen nge-band. To be a rock star, to be famous, so they can taste any rocker’s dream. Dari Beatles, Rolling Stones, Led Zeppelin, Oasis bahkan ABBA, punya catatan tersendiri atas bagaimana perhelatan mereka di panggung dan terutama diluar panggung. Maka kecuali wanita tersebut penggemar musiknya, bisa dibilang (no offense) the being with the famous or the physical appearance is the only thing they think off... later comes, the song.

Just be honest with me OK... what do you recall when I say one of the five band below,
Peterpan, Samsons, Slank, Bon Jovi, Coldplay
(is it the song first or the member of the band? ;p )

Tanpa bermaksud menjadi gender atas apa yang tertangkap, tapi sepertinya stereotype itu masih ada. Karena laki-laki akan selalu jadi laki-laki, dan begitupun wanita. The only thing guys would think when they first heard a unisex toilet is how do we get a chance to take a bit peep, while girls might think... is it secure? or Urrgh… we definitely going to have a hard time changing the upholsteries.

Well, whadyathink??? ;p

5 Comments
 
Antara Tuan Reichter dan Meneer Keraton
06.02.06 (11:55 pm)   [edit]

Laki-laki itu bicara dalam pilihan santun kata-katanya, seperti biasa bukan?
Tidak mas, lebih parau, berat seberat beban yang menimpa.
Berdiri tinggi tegap, sama seperti dulu bukan?
Tidak mas, karena tegap dan tegar dua hal yang berbeda.
Merasakan kekuatan lain yg bicara dgn bahasa-Nya, gak ada yang berubah bukan?

Sama Mas... Kita berusaha dan berdoa, Tuhan yang menentukan bukan? ;p

Dan saya berharap segelintir senyuman kini perlahan
keluar setelah galonan air mata untuk Jogja.

Turut berduka cita atas tragedi gempa yang menimpa Jogja dan sekitarnya,
Sabtu 27 Mei 2006, 5.9 Skala Reichter.

0 Comments