Heart Over Mind, Yes I'm My Father's Son I Live My Life, Just Like My Father's Done But Tell Me Why Everytime I Try, To Tell You It's Goodbye I Can't Seem To Let Go In My Heart, I Know I Want To Stay, Never Run Away (Conner Reeves) Sepeda motor itu bermerk Honda CB, tangki merah pupus dengan beberapa garis emas, atau kuning disisi-sisinya. Saya duduk di tangki itu, kakak saya dengan rambut Ali Topan memandang ke jalan, angin pantai sesekali mengibas rambut gondrongnya. “Kamu liat batang pohon kelapa bercat merah itu?” tanyanya. “Iya. Kenapa?” balik tanya. “Ingat-ingat itu hingga kamu bertemu dengan pohon kelapa dengan cat yang sama!” Lantas mataku berkeliling mencari tanda berikutnya sambil sesekali mengucek mata terkena pasir yang dibawa angin. Iya. Katanya Eyang Kakung, bapak dari bapakku itu punya 6 isteri, suatu kecenderungan orang dulu. Jadi mumpung di Cirebon, saya coba iseng-iseng cari tau. Waktu lewat sebuah kedai kopi, Ibu pernah bilang disitu kakek bertemu dengan isteri terakhirnya, anak dari penjual warung yang sempat jadi talk of the town pada saat itu. Bapak saya sendiri lahir dari isteri pertamanya. Humm... lama-lama mikirinnya aja males. Urung dengan misi gak jelas, saya pulang ke kota di umur saya yang baru seperempat abad, lalu berpikir sepertinya saya bukan tipe orang seperti Eyang. Lalu lebaran lalu, Tante Mumu yang menjadi anak dari isteri Eyang yang terakhir bilang, selang beberapa saat setelah sungkeman, “Kamu, kamu juga sama dengan dia, percayalah... kamu pasti sama!” Melipir setelah melempar senyum canggung sambil mikir apa yang dimaksud dengan kata-katanya. Ah to hell with it, old people can be very weird. Kemudian detik menjadi menit menjadi jam, hari kemudian minggu menjadi bulan dan tahunpun terus berganti. Mata melihat, hati mengalami, sensasi berbicara mengalir menjadi kata2 yang lihai menipu benak lain, mengajak bercanda dalam maksud, menipu atau tertipu, mengecoh atau terkecoh... bukan main dan memang bukan sembarang permainan. Yang pasti, saya mengerti maksud tante Mumu sekarang... That it’s in my blood as it stays in my brothers. Satu hal yang ngga diwariskan Eyang adalah luas tanah terpanjang yang pernah saya tau, karena patokan tanda merah di batang pohon Kelapa selanjutnya adalah +5km ke depan, berupa tanah sepanjang pantai yang kini telah dijual dan dibagi oleh isteri2nya dulu... hehehe so much for one "justice" huh? "Every father should remember that one day his son will follow his example instead of his advice" (Anonymous).
|