Blog For Free!


Archives
Home
2008 August
2008 July
2008 June
2008 May
2008 April
2008 March
2008 February
2008 January
2007 December
2007 November
2007 October
2007 September
2007 August
2007 July
2007 June
2007 May
2007 April
2007 March
2007 February
2007 January
2006 December
2006 November
2006 October
2006 September
2006 August
2006 July
2006 June
2006 May
2006 April
2006 March
2006 February
2006 January
2005 December
2005 November
2005 October
2005 September
2005 August
2005 July
2005 June
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 December
2004 November
2004 October
2004 September
2004 August
2004 July
2004 June
2004 May
2004 April
2004 March
2004 February
2004 January
2003 December

My Links
tika
vicious vagina's blog
matahari hijau
richoz
prittz
Sascha
New York Lover
ninetyniners
jaja-kosong
lita lestari
mocking bird
footnotefia
erotic rose
sad saga
kriuk-kriuk
Blue Dragon
SANDOZ
stars in the sky
azzaxoxo
dita
farika
G
Gandhi - Second Cup
nana & her thoughts
sim f
hotcelebfemale
backpacker
berandalan
ebo
herbi
felicia sie
nadya
irene
putut
decy
iwank
kutulisgerimis
budibudz
skutukata
arbana
lea
alia's realm
akbar - the journey
fanny
aswin

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog



micro soft words
10.30.05 (7:17 pm)   [edit]
Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu. Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu. Herbi (http://pocastella.com/herbi/?...)
Hidup itu seperti film. Jangan cari tahu akhirnya. Nikmati jalan ceritanya. Waktu sedih kita menangis, waktu lucu kita tertawa, waktu takut kita berjaga, dan bersyukur lega saat semua terlewati. Ada musik yang jadi penuntun kemana jalan cerita mengarah. Kadang benar, tapi kadang menyesatkan. Semua bagian dari skenario yang sudah tertulis, jauh sebelum film itu dibuat... tokyokoibito (http://tokyokoibito.tblog.com...)
hidup terlalu singkat untuk dijalani dengan kesakitan, pertanyaan pertanyaan tak terjawab serta dusta. ambil dan redam. jangan lari, jangan menghindar. ambil jawabannya saat ini, karena besok pertanyaan bisa jadi hanya sebuah pengertian yang dipaksakan. Ika (http://www.totsy.blogspot.com...)
it is true that you don't know what you've got until it's gone.. it is also true that you never know what you have been missing until it arrives... ossy's blog (http://soleilvert.tblog.com)
"...gue setuju kadang we have to loose some to have some. Buat gue, I don't mind at all. Karena kan gue dapet lebih dari impas, yang terpenting dalam hidup gue, him..." Fia (http://blogoblog.tblog.com)
3 Comments
 
Teori Pemimpi...n
10.25.05 (11:42 pm)   [edit]
Hebat euy bapak Ki Hadjar Dewantoro, dia bilang dalam konsep kepemimpinannya, yang walau terkesan njawani dan termakan waktu tapi tetap dapat diterima pesan moralnya. Adalah trilogi Among (Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mangun Karsa, Ing Ngarso Sung Tuladha), memberi contoh baik di depan (TWH), sambil terus membangkitkan semangat (IMK), lalu membimbing dari belakang (INST). Gak semua orang nyaman diberi contoh, makanya ada filsafah jika di tengah memotivasi, jika kemudian mental lagi, toh masih bisa membimbing dari belakang bukan?

Tinggal orang lain bisa nerima keberadaan kita ngga ya? ;p



"Change hurts. It makes people insecure, confused, and angry.
People want things to be the same as they've always been,
because that makes life easier. But, if you're a leader,
you can't let your people hang on to the past."

Richard Marcinko
3 Comments
 
Orchid Park
10.19.05 (10:06 pm)   [edit]
Are you ready to hear to the truth?
The whole story that is bout to be unbound...

If you are, I’ll be at Orchid Park.

A place where everything started

No redheaded. No bad intention.
No earings. No cheeky smile.

I imagine it flows like air to it’s lung

Duh. I’ll just see you there!

Orchid Park, a place where everything started.



We strain to renew our capacity for wonder,
to shock ourselves into astonishment once again.

Shana Alexander
3 Comments
 
1.30 am
10.18.05 (5:57 pm)   [edit]
F : Belum tidur?
A : Udah, tapi kebangun ama smsmu. Uda di rumah? Ada yang anter?
F : Nda, tadi bawa mobil, ngedrop anak2 nyari taksi, trus pulang.
A : Oh, rame? Ada siapa aja?
F : Sama seperti kemarin plus sdikit tambahan pasangan yang dateng. Tadinya kita buka bareng dulu sebelum ngopi. Di rumah jam berapa?
A : Mungkin jam 9. Makan sate trus pulang.
F : Payah nih, Esia ku ngga dapat bonus pulsa dari telpon masuk lagi, jadi gak bisa nelpon…
A : …..
A : Uh well, kita ngga bisa berharap ama keberuntungan trus bukan?
A & F : ......
(dan seterusnya adalah ucapan selamat tidur)


You Ain’t The First–nya Guns N Roses tiba-tiba mengalun di pikiran...
0 Comments
 
Jika saya diam
10.16.05 (7:04 pm)   [edit]
Jika saya diam, bukan saya malu
Tapi putingmu menjiplak baju

Jika saya diam, bukan saya dungu
Tapi kata hatimu pun tak lagi kau tahu

Jika saya diam, bukan saya tak mau tahu
Tapi kosmetikmu bukan hal baru

Jika saya diam, bukan saya bosan
Tapi siapa peduli bisik murahan

Jika saya diam, bukan tak termotivasi
Tapi motivasi perlu nasi

Jika saya diam, bukan karena pusing
Tapi bicaramu kian asing

Jika saya diam, bukan saya kampungan
Tapi apa harus ikut triakkan keaiban

Jika saya diam, bukan hilang harapan
Tapi banyak peluru harus disiapkan

Jika saya diam, bukannya kekanakan
Daripada dewasa karbitan

Jika saya diam, bukan karena saya diam
Tapi saya coba memikirkanmu lebih dalam

Untuk terus mencintaimu...
Atau membunuhmu diam-diam.




Radio Dalam 13 oktober 2005
4 Comments
 
kue itu bernama ketulusan
10.13.05 (1:34 am)   [edit]

Ada satu strawbery delight cake yang terpotong empat, ada lima orang yang sama-sama asing diruangan itu, ada kamu diantaranya, disaat-saat kue itu harus dibagikan, apa yang kamu lakukan? Yang pasti satu orang tidak kebagian, jika orang itu kamu, pernah terpikirkankah bahwa, “Disaat kamu tanggalkan kepentingan diri, disaat yang sama ada orang yang berlaku berlawanan?”


Lantas ada dua pilihan, tulus berharap keadilan akan datang, atau menuntut hak atas kue berikutnya. Jika kamu ambil opsi dua, pernah terpikir jugakah bahwa, “Disaat itu terjadi, kamu sebenarnya hanya menunda hal yang bergerak atas kepentinganmu sendiri?”


Jika kue yang datang selanjutnya adalah sepotong arem-arem, dan yang lain mengikhlaskannya untukmu. Dan kamu selayaknya mengambil yang kamu teriakkan. Mengunyah dan menelannya. Karena jika kamu menolak maka mereka akan ganti teriak, “Hey that’s also a cake godamnit!” 


Well, hanya satu jenis makanan dalam kemasan yang berbeda. Tapi ego seperti sebuah monster lapar yang selalu menuntut kesamaan atau malah perlakuan lebih.


Jadinya berbuat benar-benar tulus itu susah ya? Ada satu tarik ulur kepentingan didalamnya. Jadi ambigu, apakah konsep “amal” itu benar-benar ada? ;p


 


 


The rule of friendship means there should be mutual sympathy between them, each supplying what the other lacks and trying to benefit the other, always using friendly and sincere words. Buddha (B.C. 568-488)

1 Comments
 
Elegi Untuk Oktober
10.09.05 (8:01 pm)   [edit]

Mungkin cintamu habis di pengasingan


di putih hari yang masih setengah


kepada lelaki-lelaki yang kau usung raga


kepada rasa yang kau junjung sadaya


di telaga yang hilang di gurun percaya


 


dan air mata di air muka


di antara labirin yang kau tanam dosa


di ramainya torehan picisan


marun disana


membekas,


walau binasa.


 


Daun berjatuhan memapah jalan


menggiring pulang ke pangkuan asa


yang tak pula kau rengkuh…


 


jika saja cintamu tak habis di pengasingan.


 


 


Radio Dalam, 101005


 

2 Comments